Cheesecake merupakan salah satu dessert populer yang banyak digemari karena memiliki tekstur lembut dan rasa creamy yang khas. Menu ini kerap ditemukan di berbagai kafe, restoran, hotel, hingga toko kue karena cocok dinikmati oleh berbagai kalangan.
Seiring berkembangnya tren kuliner, cheesecake kini hadir dalam berbagai kreasi rasa yang lebih menarik. Salah satunya dengan menambahkan puree buah (fruit puree) sebagai topping, filling, maupun campuran adonan untuk memberikan cita rasa buah yang lebih kaya, warna yang menggugah selera, dan tampilan yang mampu menarik perhatian pelanggan di industri Horeca.
Cheesecake Terbuat dari Apa?
Cheesecake adalah jenis kue yang memiliki lapisan utama berbahan dasar keju krim (cream cheese) yang dipadukan dengan bahan-bahan lain untuk menghasilkan tekstur lembut dan rasa yang kaya.
Secara umum, cheesecake terdiri dari beberapa bahan utama, yaitu:
-
Cream cheese sebagai bahan utama yang memberikan tekstur creamy.
-
Gula untuk memberikan rasa manis.
-
Telur yang membantu membentuk struktur kue.
-
Krim atau susu untuk menghasilkan tekstur yang lembut.
-
Biskuit yang dihancurkan sebagai dasar atau crust cheesecake.
-
Mentega yang dicampurkan dengan biskuit agar lapisan dasar lebih padat.
Saat ini, banyak variasi cheesecake yang ditambahkan berbagai bahan tambahan seperti cokelat, karamel, hingga puree buah untuk menciptakan rasa yang lebih beragam dan menarik.
5 Variasi Resep Cheesecake
Penggunaan puree buah menjadi salah satu cara mudah untuk menghadirkan variasi rasa cheesecake yang menarik. Berikut beberapa inspirasi cheesecake yang dapat menjadi menu andalan bisnis Anda.
1. Strawberry Cheesecake

Strawberry cheesecake menjadi salah satu varian paling populer karena memiliki perpaduan rasa manis dan sedikit asam yang menyegarkan. Penggunaan Strawberry Puree SQUEEZE dapat menghadirkan warna merah muda alami yang menggugah selera.
Bahan:
-
200 gram cream cheese
-
100 ml whipping cream
-
80 gram biskuit yang telah dihancurkan
-
40 gram mentega cair
-
50 ml Strawberry Puree SQUEEZE
Cara membuat:
-
Campurkan biskuit yang telah dihancurkan dengan mentega cair, lalu tekan pada dasar cetakan sebagai lapisan bawah.
-
Kocok cream cheese dan whipping cream hingga lembut.
-
Tambahkan Strawberry Puree SQUUEZE, lalu aduk hingga tercampur rata.
-
Tuangkan adonan ke atas lapisan biskuit dan dinginkan di dalam kulkas selama 3-4 jam.
-
Sajikan dengan tambahan Strawberry Puree Squeeze sebagai topping.
2. Calamansi Cheesecake

Anda bisa mencoba calamansy cheesecake dengan tambahan Calamansi Puree SQUEEZE yang memberikan aroma dan rasa asam manis yang menyegarkan. Cocok menjadi dessert dengan citra rasa unik dan lezat. .
Bahan:
-
200 gram cream cheese, suhu ruang
-
100 ml whipping cream
-
100 gram biskuit Marie yang telah dihancurkan
-
50 gram mentega cair
-
50 ml Calamansi Puree SQUEEZE
-
50 gram gula halus (sesuaikan selera)
-
2 butir telur
-
1 sdm tepung maizena
-
Irisan calamansi atau daun mint untuk garnish
Cara Membuat:
-
Campurkan biskuit Marie yang telah dihancurkan dengan mentega cair, lalu tekan hingga padat di dasar loyang atau cetakan cheesecake.
-
Kocok cream cheese dan gula halus hingga lembut dan creamy.
-
Masukkan telur satu per satu sambil terus dikocok dengan kecepatan rendah.
-
Tambahkan whipping cream, tepung maizena, dan Calamansi Puree SQUEEZE, lalu aduk hingga adonan tercampur rata.
-
Tuang adonan cheesecake ke atas lapisan biskuit.
-
Panggang dalam oven bersuhu 160°C selama 30-40 menit atau hingga bagian tengah cheesecake set.
-
Dinginkan pada suhu ruang, kemudian simpan di dalam kulkas minimal 4 jam agar teksturnya lebih padat.
-
Sajikan dengan tambahan Calamansi Puree SQUEEZE, irisan calamansi, atau daun mint sebagai pemanis.
3. Mango Cheesecake

Mango cheesecake menghadirkan cita rasa tropis yang manis dan segar. Mango Puree SQUEEZE dapat digunakan sebagai lapisan atas untuk memberikan tampilan yang lebih premium.
Bahan:
-
200 gram cream cheese
-
100 ml whipping cream
-
80 gram biskuit yang telah dihancurkan
-
40 gram mentega cair
-
50 ml Mango Puree SQUEEZE
Cara membuat:
-
Campurkan biskuit dan mentega cair, kemudian padatkan pada dasar cetakan.
-
Kocok cream cheese dan whipping cream hingga lembut.
-
Masukkan Mango Puree SQUEEZE dan aduk hingga rata.
-
Tuang adonan ke dalam cetakan dan dinginkan selama beberapa jam.
-
Tambahkan lapisan Mango Puree Squeeze di bagian atas cheesecake sebelum disajikan.
Baca Juga: Resep Isian Roti Manis dan Segar dengan Puree Buah
4. Raspberry Cheesecake

Raspberry cheesecake menghadirkan kombinasi rasa creamy dengan sedikit sentuhan asam yang unik. Warna merah cerah dari Raspberry Puree juga mampu meningkatkan daya tarik visual menu.
Bahan:
-
200 gram cream cheese
-
100 ml whipping cream
-
80 gram biskuit yang telah dihancurkan
-
40 gram mentega cair
-
50 ml Raspberry Puree
Cara membuat:
-
Siapkan lapisan dasar dari campuran biskuit dan mentega cair.
-
Kocok cream cheese dan whipping cream hingga halus.
-
Tambahkan Raspberry Puree dan aduk hingga merata.
-
Tuang adonan ke dalam cetakan dan simpan di dalam kulkas hingga set.
-
Sajikan dengan tambahan Raspberry Puree Squeeze sebagai topping.
5. Mixed Berry Cheesecake

Mixed berry cheesecake memadukan berbagai cita rasa buah berry yang kaya. Penggunaan Mixed Berry Puree SQUEEZE menghasilkan kombinasi rasa manis dan asam yang seimbang.
Bahan:
-
200 gram cream cheese
-
100 ml whipping cream
-
80 gram biskuit yang telah dihancurkan
-
40 gram mentega cair
Cara membuat:
-
Campurkan biskuit yang telah dihancurkan dengan mentega cair dan padatkan pada cetakan.
-
Kocok cream cheese dan whipping cream hingga lembut.
-
Tambahkan Mixed Berry Puree Squeeze, lalu aduk hingga rata.
-
Tuang adonan ke dalam cetakan dan dinginkan selama 3-4 jam hingga set.
-
Sajikan dengan tambahan Mixed Berry Puree Squeeze untuk memperkaya rasa dan tampilan cheesecake.
Baca Juga: Buat Menu Sajian Makin Nikmat dengan Puree dari SQUEEZE
Mengapa Fruit Puree Cocok untuk Kreasi Cheesecake?
Fruit puree menjadi bahan favorit dalam kreasi cheesecake karena menawarkan berbagai keuntungan dibandingkan penggunaan buah segar.
Puree memiliki tekstur yang halus sehingga mudah dicampurkan ke dalam adonan maupun digunakan sebagai topping. Kedua, rasa buah yang dihasilkan cenderung lebih konsisten sehingga kualitas menu dapat terjaga pada setiap penyajian.
Selain itu, fruit puree juga membantu menciptakan warna yang menarik secara alami tanpa perlu tambahan pewarna berlebihan. Dengan begitu, cheesecake tidak hanya lezat tetapi juga memiliki tampilan yang lebih menggugah selera.
Tips Menggunakan Puree untuk Cheesecake
Agar hasil cheesecake lebih maksimal, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat menggunakan fruit puree.
-
Gunakan Puree Berkualitas
Pilih puree yang memiliki kandungan buah tinggi agar rasa yang dihasilkan lebih autentik dan alami.
-
Sesuaikan Takaran Puree
Penggunaan puree yang terlalu banyak dapat memengaruhi tekstur cheesecake. Karena itu, sesuaikan jumlah puree dengan resep yang digunakan.
-
Gunakan sebagai Topping atau Filling
Selain dicampurkan ke dalam adonan, fruit puree juga dapat digunakan sebagai topping atau filling untuk menciptakan variasi tampilan dan rasa yang lebih menarik.
-
Simpan dengan Benar
Pastikan puree disimpan sesuai petunjuk penyimpanan agar kualitas, rasa, dan kesegarannya tetap terjaga sebelum digunakan.
Squeeze: Puree Berkualitas untuk Kreasi Menu yang Lezat
Untuk menghasilkan cheesecake yang lezat dan menarik, penggunaan puree berkualitas menjadi salah satu faktor penting. Puree dengan rasa buah yang konsisten dapat membantu menjaga kualitas menu sekaligus mempermudah proses produksi di bisnis Horeca.
Puree SQUEEZE hadir sebagai solusi praktis untuk berbagai kebutuhan kreasi menu, termasuk cheesecake. Dengan tekstur yang mudah diaplikasikan dan cita rasa buah yang autentik, SQUEEZE dapat digunakan sebagai topping, filling, maupun campuran berbagai dessert dan minuman.
Tidak hanya membantu menciptakan tampilan yang lebih menarik, penggunaan Puree SQUEEZE juga dapat meningkatkan pengalaman pelanggan sehingga menu yang disajikan memiliki nilai tambah yang lebih tinggi.





